kini aku tau..

ketika nanti aku tiada, berbahagialah..

ketika nanti aku mati, jangan kecewa. berbahagialah..

ketika nanti aku sudah tak lagi betada disini, teruslah jalan ke depan. jangan menengok kebelakang..
lelah jujur lelah, sedih jujur sedih. tapi biarlah aku yg rasain semua.. ketika semua masukan / saran tak sekalipun ada yg didengar.. tak apa. aku tau diri.. 

biarkan aku hidup sendiri, biarkan aku hidup dalam kebohongan, biarkan aku hidup dalam kebisuan, biarkan aku selaku bertanya² apa sebab semua ini, biarkan aku hidup dalam kedukaan. aku rela..
tetaplah bahagia, jangan banyak bersedih, aku tau, engkau tak terbuka padaku dan memilih menyimpan masalah samean sendiri, memilih menyelesaikannya sendiri, aku sungguh tau. karena aku ndak pantes mendampingimu, karena aku ndak pantes tau masalahmu, karena aku ndak pantes menerima kesedihanmu, karena kamu tau aku tak akan mampu bisa ikut menyelesaikan.. aku tau..

terimakasih untuk kesekian kalinya..

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>